Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bismillahirahmanirohim
1. ANYANG PAKSA
Di provinsi Sumatera Utara, kabupaten Asahan, makanan khas daerah ini, yang dinamakan dengan anyang pakis. Makanan khas Sumatera Utara ini dibuat dari tanaman pakis atau tanaman paku kemudian diberi bumbu tambahan berupa kelapa hasil penyangraian. Sekilas menyerupai mirip dengan urapan, namun penggunaan kelapa sirai mirip serundeng menjadi pembeda antara itu. Sementara walau ditilik lebih lanjut, bumbu yang digunakan mirip, ada daun jeruk, bawang merah, ketumbar, dan serai.
Masalah pembuatannya menyangkut gampang, karena rempah-rempah seperti daun jeruk dan teman-teman di atas akan dihaluskan kemudian akan disangrai bersama parutan kelapa dan pakis tadi. Namun sebelum dimasukkan ke dalam wajan berisi kelapa parut dan bumbu halus, pakis harus dikukus terlebih dahulu. Jika ingin memperkaya menu isiannya, bisa juga ditambah tauge, daun pepaya, hingga kacang panjang bersama pakis yang juga harus dikukus dulu. Makanan yang enak dikonsumsi tanpa nasi ini dapat ditemukan di pusat jajajan ramadhan di Jalan Imam Bonkol dan Jalan Rivai, namun saat bulan Ramadhan saja. Meskipun pakis dan kelapa sangat melimpah di Asahan, namun jajanan tradisional ini diabaikan, sehingga hanya muncul saat bulan puasa atau acara tertentu saja.
2. Bika Ambon
Nama bika ambon yang disematkan pada makanan daerah Sumatera Utara ini diperoleh karena ia olahan bika yang sedikit diterima dengan jalan Ambon sebagai tempat pertama kali dijual dan dibuatnya makanan ini. Jalan Ambon sendiri memilih jalan di kota Ambon-nya Maluku , tambah ada sendiri di Medan. Untuk lebih memperjelasnya, bika ambon merupakan sejenis kue yang dibuat dari adonan berupa tepung, santan, gula, dan kuning telur, namun akan difermentasi dengan menambahkan air nira. Penggunaan air nira kelapa yang berbeda dan menjadi produk baru dari Sumatera Utara, Medan.
Apapun menurut salah satu penjualnya, untuk membuat bika ambon agar bisa mengembang sempurna, telur yang digunakan adalah telur ayam yang baru menetas satu hari dan penggunaan santannya, harus digunakan dari kelapa pantai. Tidak hanya itu, adonan yang dibuat harus melalui proses fermentasi udara selama 7 jam agar benar-benar enak. Baru setelah adonan lengkap dibuat, akan diberikan perasa makanan dan dioven selama satu jam. Kue khas Sumatera Utara dengan warna umum kuning ini dapat ditemui di jalan Majapahit, Medan Petisah, bahkan ada sekitar 30 hingga 40 toko yang menjualnya, khusus oleh-oleh.
3. Lemang
Lemang adalah makanan khas Sumatera Utara yang dibuat oleh bangsa Melayu, tersebar luas di Indonesia, Singapura, Malaysia, bahkan Brunei Darussalam. Di Indonesia, khususnya Sumatera Utara adalah salah satu wilayah yang paling dikenal sebagai tempat termudah diterima, bahkan salah satu kotanya bernama kota Tebing Tinggi punya julukan ' Kota Lemang '. Apa sih Lemang itu? Lemang adalah makanan yang dibuat dari beras ketan yang telah bercampur dengan santan dengan proses pemasakan menggunakan bambu. Biasanya sebelum dimasukkan ke bambu, nasi ketan akan lebih dulu dibungkus oleh daun pisang atau dimasukkan ke dalam pisang dulu ke bambu baru dimasuki beras ketan.
Yang unik dari pemasakan lemang adalah cara membakarnya, karena biasanya bambu akan dibakar dengan posisi tegak ke arah bara api. Setelah matang dapat disajikan dengan cara disajikan langsung atau diberi lauk tambahan. Masyarakat Tanah Air sendiri kerap mengonsumsinya dengan cara memberi tambahan isian bercita rasa manis seperti kinca, serikaya, dan selai. Namun, ada tambahan yang menambahkan rendang, telur, dan lauk pauk lain, bahkan bisa ditambahkan bersama buah seperti durian. Rasa lemang asli tanpa tambahan rasa asin gurih karena ada santan yang merasuk ke beras ketan, bahkan ditambahkan ada yang menambahkan garam agar rasa dari makanan utama Sumatera Utara ini lebih terasa.
4. Bihun Bebek
Di Medan adalah sebuah kedai yang sederhana namun memiliki olahan bernama Bihun Bebek Asie yang disebut-sebut sebagai olahan bihun bebek paling mahal seantero Medan. Harga satu porsinya saja bisa mencapai 60 ribu rupiah lebih, padahal hanya berisi satu mangkuk bihun dan daging bebek saja. Tapi tunggu dulu, karena ada harga kualitas, pada satu kepingnya, bihun bebek yang juga dikenal dengan nama bihun bebek kumango ini termasuk suwiran daging bebek yang melimpah bercampur kuahnya yan super enak. Belum lagi rasa bihunnya yang khas membuatnya tidak ada duanya di dunia ini.
Untuk membuat bihun, kedai ini menggunakan bahan dasar tepung beras yang dicampur dengan kanji, lalu dibuat kecil-kecil seperti bihun pada umumnya. Setelah selesai dimasak, bihun ini akan dimasukkan ke dalam mangkuk yang juga diberi kaldu bebek dengan penampilan bening tanpa lemak atau minyak sedikitpun. Agar semakin memukau, dikeluarkan akan diberi daging bebek matang yang telah disuwir-suwir untuk menghiasinya bersama taburan kucai. Masakan yang ada di Jalan Kumango Medan ini punya rasa gurih yang nikmat, namun ada rasa asam yang samar-samar.
5. Soto Udang
Ada cerita unik dibalik ditemukannya soto udang, karena olahan soto ini ditemukan secara tak sengaja oleh para penjual soto. Awalnya soto daging sapi adalah yang pertama dibuat dan dijual, namun Buddha dan Hindu di sana tidak mau mengonsumsi daging sapi. Sebagai gantinya daging ayam menjadi alternatif, namun lebih lambat laun diberi tambahan udang di dalam satu porsinya agar terasa lebih enak. Sekarang soto udang disajikan dengan suwiran ayam bakar dengan rasa kuah yang gurih dan ada aroma ayam bakar yang tercium harum.
Untuk membuatnya perlu bumbu rempah-rempah normal seperti pembuatan soto pada umumnya, yaitu garam, serai, daun salam, daun jeruk, merica, dan daun bawang. Serta ada tambahan bumbu halus dari bawang merah, ketumbar, bawang putih, jahe bakar, kunyit, dan lengkuas. Dari bumbu ini akan dibuat kaldu ayam yang akan digunakan sebagai soto. Di sisi lain, ayam yang telah direbus untuk menghasilkan kaldu, dibutuhkan akan dipanggang, baru disuwir-suwir.
Sedangkan bumbu halus akan digunakan sebagai bumbu untuk memasak udang yang akan bercampur dengan kaldu ayam tadi dan hasil panggangan ayam. Setelah dirasa matang, nanti akan disajikan di dalam tenda serta ditaburi daun bawang di atas. Rasanya yang gurih akan dipadukan dengan renyahnya udang dan rasa khas ayam panggang, sehingga menambah kenikmatan soto ini. Adanya udang juga akan menambah khazanah rasa sekaligus memberi tambahan nutrisi protein hewani yang cukup tinggi.
6. Sayur Gurih Tauco
Olahan berkuah masih menjadi menu yang masuk dalam dua puluh daftar makanan khas Sumatera Utara ini, termasuk juga sayur gurih tauco dari Medan. Sayur ini memiliki kuah dari santan kemudian di dalam air ada udang dan daging sapi yang dibumbui dengan bumbu tauco. Karena ada tauco, lebih berbeda dari kebanyakan sayur gurih. Tidak hanya itu, menambah tauco juga akan menghasilkan kuah yang berasa berbeda dari yang lain dan memiliki aroma yang khas. Adanya tauco yang dibuat fermentasi ini menandakan sayuran gurih yang didapat dari masakan Cina dan akan menghasilkan rasa pedas gurih yang menyelimutinya.
Rempah yang digunakan adalah bawang putih dan bawang merah yang dipotong lalu ditumis terlebih dahulu, baru ditambahkan cabai giling, cabai hijau, cabai merah, serai, lengkuas, dan jahe. Setelah cabai layu dan ada aroma harum, udang dan daging sapi rebus dimasukkan sebelum memasukkan tauco. Terakhir santan, merica, dan garam dimasukkan untuk membuat kuahnya, menunggu sampai matang, baru bisa disajikan. Untuk memberi tambahan rasa sekaligus pengganjal perut, potongan lontong sayur dan ketupat bisa dimasukkan. Belum lagi ada tambahan menu-menu masakan lain, seperti telur rebus, buncis, nangka, kering tempe, serundeng, rendang, dan masih banyak lagi.
7. Kari
Dipilih dari Asia Tenggara, dikeluarkan dari Asia Selatan Dipenuhi dari India dan kini telah meluas ke Indonesia. Namun karena lama masuk Indonesia, terjadi pergantian bumbu-bumbu, sehingga kari akan terasa banget Indonesia. Tercatat makanan yang juga disebut dengan kare ini memiliki rempah-rempah yang mengandung ketumbar, merica, kunyit, jintan, cabai, paprika bubuk, kapulaga, kayu manis, cengkeh, adas manis, bunga lawang, daun salam koja, dan kelabet. Biasanya kari akan disajikan bersama dengan kuah dibarengi dengan isian, sayur, daging, bahkan bihun.
Di Medan sendiri ada rumah makan yang penuh sesak saat makan siang bernama Rumah Makan Tabona yang terletak di Jalan Mangkubumi dengan menu yang disediakan adalah kari. Di sana terdapat 3 varian kari yang dijual, yaitu kari bihun, kari ayam, dan kari sapi. Rasanya yang enak menghasilkan uang 26 ribu untuk membeli satu porsinya terasa tidak sia-sia dikeluarkan. Selain itu, di sana akan disajikan menu pelengkap makanan yang dikenal luas di Jepang ini termasuk kerupuk, sate, emping, dan lain-lain untuk menemani rasa kuah kari yang pedas gurih.
8. Kue Putu Bambu
Salah satu panganan tradisional di Medan adalah kue putu bambu yang terkenal dengan suara tuutt… saat penjualnya menjajakannya. Panganan ini dibuat dengan tepung beras kemudian diisi dengan gula merah dengan aroma pandan yang sangat khas. Rasanya sendiri sangat lembut dan legit saat masuk ke mulut, juga gula merahnya yang manis akan lumer di mulut. Di Medan sendiri, kebanyakan orang menjualnya dengan membawa gerobak bersama dengan kue khas Medan lainnya terdiri dari kue mayang medan dan ada juga klepon.
Untuk membuatnya terbilang unik, perlu diperhatikan cetakan bambu yang ditaruh di kukusan. Nantinya bambu tersebut akan diberikan dengan tepung beras, kelapa, dan gula merah yang diperlukan akan menarik suara tuuut dari uapnya. Harganya cukup mahal untuk satu buah kue putu, yaitu mulai dari 1.000 hingga 1.700 rupiah per batangnya. Namun dengan membeli dengan harga seperti itu, kita bisa mendapatkan panganan yang memiliki rasa premium dan itung-itung ikut melestarikan kue tradisional.
9. Bubur Pedas
Masyarakat Medan akan membuat bubur pedas sebagai salah satu menu buka puasa wajib, bahkan di beberapa masjid besar di daerah Medan pengurus masjid telah menyediakan makanan ini. Sama halnya dengan bubur, bahan utama untuk disetujui adalah beras yang kemudian diberi daging dan sayur. Lalu rasa rempah-rempah yang cukup banyak, tak terkecuali cabai memiliki rasa pedas, namun lembut di mulut. Untuk bubur pedas hanya muncul saat bulan Ramadhan, yang bisa ditemui di masjid-masjid atau di pusat penjualan takjil di sudut kota. Bubur pedas memang sama dengan bubur-bubur lain, namun rasanya pedas menjadi nilai lebih dan menjadi ciri-cirinya.
Tidak hanya daging dan sayur, bubur pedas juga bisa dilengkapi dengan menu anyang, yaitu sayuran yang terdiri dari pakis dan toge yang cara pengolahannya ditambah dengan udang kering, cabai, asam jeruk, dan kelapa kukur goreng. Para warga lebih suka jika bubur ini diberi menu tambahan anyang karena akan menambah rasa enak. Di bulan puasa salah satu yang menyediakan bubur pedas gratis untuk berbuka puasa untuk musafir dan jamaah adalah Masjid Raya Medan.
10. sudah siap untuk dihidangkan di atas piring, mau beli cukup 10 hingga 20 ribu rupiah saja. Sebagai makanan khas dan dibuat dengan cara tradisional, uang sekecil itu tidak ada apa-apanya dari keju, padahal rasanya hampir mirip, yaitu gurih.
20. Mie Gomak
Mie gomak merupakan olahan mie yang berasal dari Batak Toba dengan bahan baku pembuatannya adalah mie lidi. Penamaannya dengan sebutan mie gomak bukan tanpa alasan, karena dulunya mie ini dibuat dengan cara digomak-gomak atau digenggam dengan tangan, tetapi dibuat tidak lagi dibuat dengan cara seperti itu. Sementara mie ini mendapat sebutan spagetti batak karena mirip dengan olahan mie spagetti asal Negeri Pizza, Italia. Selain itu, mie ini memiliki dua varian, yakni yang memiliki ciri khas yang dimiliki oleh kuah yang gurih dan yang dibuat dengan cara digoreng.
Akan tetapi, kebanyakan mie gomak lebih dikenal dengan jenisnya yang basah alias berkuah. Biasanya setelah mie lidi direbus, disajikan akan diberi kuah berkaldu ayam yang diberikan bumbu saus dan diisi dengan sayuran. Seperti kebanyakan olahan Sumatera Utara, mie gomak juga memiliki rasa pedas dan tambahan bumbu andaliman yang semakin mempertegas rasa pedasnya. Untuk satu tumpangan mie gomak, undurkan hanya 5 ribu rupiah yang bisa ditemukan di kedai pinggir jalan hingga sekolah-sekolah. Karena biasanya disantap dengan bakwan, kerupuk, atau mendowan, kamu juga bisa membeli lauk ini agar semakin mantap rasanya.
Di atas adalah 20 makanan khas Sumatera Utara, mulai dari Medan hingga Tapanuli yang paling enak dan terkenal. Bila kamu berkunjung ke provinsi yang dibahas di Aceh ini, jangan lupa untuk mencicipinya di warung atau toko terdekat. Tidak hanya masakan modern dengan pengemasan mutakhir, namun banyak pula masakan-masakan tradisional yang tidak ada di daerah lain. Jadi sangat cocok jika dibuat sebagai oleh-oleh atau dikeluarkan menjadi makanan atau cemilan di Sumatera Utara.
Tags: makanan khas sumatera utara, makanan khas sumatra utara, makanan sumatera utara, makanan khas daerah sumatera utara, makanan khas sumatera utara, makanan tradisional sumatera utara, makanan sumatra utara, gambar makanan khas sumatera utara
Source : https://www.google.com/search?q=https%3A%2F%2Fmakananoleholeh.com%2Fmakanan-khas-sumatera-utara&client=ms-android-oppo&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8