~ Describes some ingredients
Ginger / Jahe

History :
Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbantang semu. Jahe beraal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional.
Jahe termasuk tumbuhan dalam suku temu-temuan, nama ilmiah untuk jahe adalah Zingiber officinale dan merupakan sefamili dengan temuan lainnya seperti, temu lawak nama latinnya Cucuma xanthorrizla, juga kunyit dengan nama latin Cucuma domestika. Didaerah indonesia jahe memiliki nama yang berbeda antara lain halia (Aceh), bahing (batak Karo), Jahi (Lampung), jahe (sunda), jae (jawa dan bali).
(source : http://sejarahdanpenemuan.blogspot.com/2014/02/ejarah-tanaman-jahe.html)
Nutrient Content :
Amount Per
100 grams
Calories 80
% Daily Value*
Total Fat 0.8 g 1%
Saturated fat 0.2 g 1%
Polyunsaturated fat 0.2 g
Monounsaturated fat 0.2 g
Cholesterol 0 mg 0%
Sodium 13 mg 0%
Potassium 415 mg 11%
Total Carbohydrate 18 g 6%
Dietary fiber 2 g 8%
Sugar 1.7 g
Protein 1.8 g 3%
Vitamin A 0% Vitamin C 8%
Calcium 1% Iron 3%
Vitamin D 0% Vitamin B-6 10%
Vitamin B-12 0% Magnesium 10%
(source : https://www.google.com/search?q=ginger&ie=utf-8&oe=utf-8&client=firefox-b-ab)
Function :
1. Mengatasi masalah pencernaan
Manfaat jahe memiliki sejarah panjang dalam mengatasi masalah terkait pencernaan. Dikenal dari generasi ke generasi, jahe merupakan salah satu bahan alternatif untuk memperlancar sistem pencernaan. Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di pencernaan. Jahe juga disebut sebagai carminative, suatu substansi yang dapat membantu mengeluarkan gas berlebih yang ada di sistem pencernaan Anda. Masalah pencernaan seperti kolik dan dispepsia dapat diatasi dengan jahe.
2. Mengurangi mual
Manfaat jahe dapat meredakan mual yang disebabkan oleh morning sickness, vertigo, maupun efek samping pengobatan kanker. Anda dapat memakan jahe secara mentah atau menjadikanya minuman, jahe dalam bentuk permen juga dapat bekerja dengan baik terutama dalam mengatasi mual yang diderita ibu hamil.
3. Mengurangi rasa sakit
Suatu penelitian yang dilakukan di University of Georgia menyatakan bahwa konsumsi suplemen jahe setiap hari dapat mengurangi sakit-sakit otot yang diakibatkan oleh berolahraga hingga 25%. Manfaat jahe juga dapat mengurangi sakit akibat dysmenorrhea, rasa sakit pada saat menstruasi. Dalam suatu penelitian, disebutkan bahwa 60% wanita merasa rasa sakit yang dikarenakan oleh menstruasi berkurang setelah mengonsumsi jahe.
4. Membantu proses detoksifikasi dan mencegah penyakit kulit
Jahe merupakan salah satu jenis makanan yang disebut diaphoretic, manfaat jahe juga dapat memicu keluarnya keringat. Pengeluaran keringat bermanfaat bagi Anda terutama saat Anda sedang demam atau flu. Selain membantu proses detoksifikasi, berkeringat juga ternyata dapat melindungi Anda dari mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Para ahli meneliti sejenis protein yang disebut dermicidin, diproduksi pada kelenjar keringat dan berfungsi melindungi tubuh dari bakteri seperti E. coli, staphylococcus aureus, serta jamur yang dapat menyebabkan penyakit kulit.
5. Melindungi Anda dari kanker
Salah satu kandungan dalam manfaat jahe yang berperan dalam mencegah kanker adalah gingerol, phytonutrient dalam jahe yang juga memberikan rasa pada jahe yang unik. Gingerol dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar. University of Minnesota melakukan percobaan kepada sekelompok tikus, pada kelompok yang diberi gingerol terdapat 4 tikus yang mengalami tumor usus besar, sementara pada kelompok yang tidak diberi gingerol terdapat 13 tikus yang mengalami pertumbuhan tumor. Sampai pada hari ke 49 penelitian, seluruh tikus yang tidak diberi gingerol akhirnya disuntik mati karena pertumbuhan tumornya sudah terlalu besar, sementara pada tikus yang diberi gingerol ukuran tumornya setengah dari ukuran tikus yang disuntik mati.
Peneliti yang sama kemudian menguji apakah selain mencegah pembentukan tumor, gingerol juga dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat keparahan sel tumor. Penelitian tersebut memberikan hasil positif. Gingerol dinilai mampu mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat dioperasi.
(source : https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/6-manfaat-jahe-bagi-kesehatan/)

History :
Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbantang semu. Jahe beraal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional.
Jahe termasuk tumbuhan dalam suku temu-temuan, nama ilmiah untuk jahe adalah Zingiber officinale dan merupakan sefamili dengan temuan lainnya seperti, temu lawak nama latinnya Cucuma xanthorrizla, juga kunyit dengan nama latin Cucuma domestika. Didaerah indonesia jahe memiliki nama yang berbeda antara lain halia (Aceh), bahing (batak Karo), Jahi (Lampung), jahe (sunda), jae (jawa dan bali).
(source : http://sejarahdanpenemuan.blogspot.com/2014/02/ejarah-tanaman-jahe.html)
Nutrient Content :
Amount Per
100 grams
Calories 80
% Daily Value*
Total Fat 0.8 g 1%
Saturated fat 0.2 g 1%
Polyunsaturated fat 0.2 g
Monounsaturated fat 0.2 g
Cholesterol 0 mg 0%
Sodium 13 mg 0%
Potassium 415 mg 11%
Total Carbohydrate 18 g 6%
Dietary fiber 2 g 8%
Sugar 1.7 g
Protein 1.8 g 3%
Vitamin A 0% Vitamin C 8%
Calcium 1% Iron 3%
Vitamin D 0% Vitamin B-6 10%
Vitamin B-12 0% Magnesium 10%
(source : https://www.google.com/search?q=ginger&ie=utf-8&oe=utf-8&client=firefox-b-ab)
Function :
1. Mengatasi masalah pencernaan
Manfaat jahe memiliki sejarah panjang dalam mengatasi masalah terkait pencernaan. Dikenal dari generasi ke generasi, jahe merupakan salah satu bahan alternatif untuk memperlancar sistem pencernaan. Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di pencernaan. Jahe juga disebut sebagai carminative, suatu substansi yang dapat membantu mengeluarkan gas berlebih yang ada di sistem pencernaan Anda. Masalah pencernaan seperti kolik dan dispepsia dapat diatasi dengan jahe.
2. Mengurangi mual
Manfaat jahe dapat meredakan mual yang disebabkan oleh morning sickness, vertigo, maupun efek samping pengobatan kanker. Anda dapat memakan jahe secara mentah atau menjadikanya minuman, jahe dalam bentuk permen juga dapat bekerja dengan baik terutama dalam mengatasi mual yang diderita ibu hamil.
3. Mengurangi rasa sakit
Suatu penelitian yang dilakukan di University of Georgia menyatakan bahwa konsumsi suplemen jahe setiap hari dapat mengurangi sakit-sakit otot yang diakibatkan oleh berolahraga hingga 25%. Manfaat jahe juga dapat mengurangi sakit akibat dysmenorrhea, rasa sakit pada saat menstruasi. Dalam suatu penelitian, disebutkan bahwa 60% wanita merasa rasa sakit yang dikarenakan oleh menstruasi berkurang setelah mengonsumsi jahe.
4. Membantu proses detoksifikasi dan mencegah penyakit kulit
Jahe merupakan salah satu jenis makanan yang disebut diaphoretic, manfaat jahe juga dapat memicu keluarnya keringat. Pengeluaran keringat bermanfaat bagi Anda terutama saat Anda sedang demam atau flu. Selain membantu proses detoksifikasi, berkeringat juga ternyata dapat melindungi Anda dari mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Para ahli meneliti sejenis protein yang disebut dermicidin, diproduksi pada kelenjar keringat dan berfungsi melindungi tubuh dari bakteri seperti E. coli, staphylococcus aureus, serta jamur yang dapat menyebabkan penyakit kulit.
5. Melindungi Anda dari kanker
Salah satu kandungan dalam manfaat jahe yang berperan dalam mencegah kanker adalah gingerol, phytonutrient dalam jahe yang juga memberikan rasa pada jahe yang unik. Gingerol dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar. University of Minnesota melakukan percobaan kepada sekelompok tikus, pada kelompok yang diberi gingerol terdapat 4 tikus yang mengalami tumor usus besar, sementara pada kelompok yang tidak diberi gingerol terdapat 13 tikus yang mengalami pertumbuhan tumor. Sampai pada hari ke 49 penelitian, seluruh tikus yang tidak diberi gingerol akhirnya disuntik mati karena pertumbuhan tumornya sudah terlalu besar, sementara pada tikus yang diberi gingerol ukuran tumornya setengah dari ukuran tikus yang disuntik mati.
Peneliti yang sama kemudian menguji apakah selain mencegah pembentukan tumor, gingerol juga dapat mencegah penyebaran dan mengurangi tingkat keparahan sel tumor. Penelitian tersebut memberikan hasil positif. Gingerol dinilai mampu mencegah penyebaran dan bertambah parahnya sel tumor yang sudah tidak dapat dioperasi.
(source : https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/6-manfaat-jahe-bagi-kesehatan/)
Pandan Leaf / Daun Pandan

History :
Daun Pandan berasal dari berasal dari Indonesia yaitu dari daerah Bangka. Kemudian tersebar ke beberapa negara Asia tenggara dan Mediterania melalui perdagangan rempah rempah. Memiliki nama latin Pandanus Amaryllifoius Robx.
Nutrient Content :
Serving Size 100g
Amount Per Serving
Calories 24 Calories from Fat 0
% Daily Value*
Total Fat 0 g 0%
Saturated Fat 0 g 0%
Trans Fat 0 g
Cholesterol 0 mg 0%
Sodium mg 0%
Potassium mg 0%
Total Carbohydrate 6 g 2%
Dietary Fibre g 0%
Sugars g
Protein 35 g 70%
Vitamin A IU 0%
Folate mcg 0%
Vitamin C mg 0%
Vitamin D IU 0%
Calcium mg 0%
Iron mg 0%
Function :
1. Obat Rematik
Manfaat daun padan sebagai obat yang pertama adalah obat sakit rematik. Rematik merupakan sebuah penyakit umum sering diderita oleh orang yang sudah lanjut usia. Tahukah Anda, orang-orang pada zaman dulu akan mengatasi sakit rematik menggunakan daun pandan dengan resep di bawah ini.
Siapkan 3 lembar daun yang masih segar
Cucu hingga bersih
Potong jadi beberapa bagian
Seduh daun pandan
Tambahkan minyak kelapa yang sudah mendidih
Aduk hingga merata
Sajikan sebagai obat
Ketika ramuan daun pandan sudah selesai dibuat, maka tunggulah sebentar hingga dingin. kemudian Anda bisa menggunakannya sebagai obat gosok, urut dan pijat pada bagian tubuh yang dirasa sakit.
2. Obat Pegal Linu
Manfaat daun pandan kali ini sangat cocok bagi Anda yang tergolong pekerja keras dan sering mengalami pegal pada badan. Caranya juga mudah, siakan daun pandan sebanyak 5 lembah dan daun serai 20 lembar. Cuci bersih kedua bahan dan tumbuk hingga halus.
Setelah halus tambahkan minyak kayu putih dan minyak ganda pura masing-masing sebanyak 1 sendok makan. Aduk hingga merata dan gunakan untuk menggosok dan mengurut beberapa bagian tubuh yang sering mengalami sakit pegal linu.
3. Obat Saraf
Ternyata rebusan daun pandan memiliki fungsi sebagai obat saraf. Anda bisa mengobati beberapa masalah saraf meminum ramuan tersebut secara rutin 2 kali dalam sehari pada pagi dan sore hari.
Anda bisa menyiapkan 3 lembar daun pandan wangi untuk membuat ramuan, selanjutnya cuci hingga bersih dan potong menjadi beberapa bagian kecil. Rebus 3 daun pandan tadi dengan 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas air saja.
4. Obat Gelisah
Manfaat daun padan wangi kali ini cocok bagi Anda yang sering mengalami masalah secara emosional. Saat Anda merasa gelisah yang tak beraturan, segera ambil daun pandan sebanyak 2 lembar kemudian cuci hingga bersih dan seduh dengan secangkir air. Minumlah ramuan ini setelah disaring 2 hingga 3 kali dalam sehari sampai Anda kembali merasa tenang.
5. Obat Darah Tinggi
Bagi Anda yang menderita darah tinggi atau hipertensi, daun pada juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasinya. Sama dengan beberapa cara di atas, daun pandan wangi direbus pada 3 gelas air sampai air tersisa 2 gelas saja. Minum secara rutin rebusan yang sudah disaring 2 kali dalam sehari di pagi dan sore hari.
Turmeric / Kunyit

History :
SEJARAH SINGKAT Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan(perenial) yang tersebar di seluruh daerah tropis. Tanaman kunyit tumbuhsubur dan liar disekitar hutan/bekas kebun. Diperkirakan berasal dari Binar pada ketinggian 1300-1600 m dpl, ada juga yang mengatakan bahwa kunyitberasal dari India.
Kata Curcuma berasal dari bahasa Arab Kurkum danYunani Karkom. Pada tahun 77-78 SM, Dioscorides menyebut tanaman inisebagai Cyperus menyerupai jahe, tetapi pahit, kelat, dan sedikit pedas,tetapi tidak beracun. Tanaman ini banyak dibudidayakan di Asia Selatankhususnya di India, Cina Selatan, Taiwan, Indonesia (Jawa), dan Filipina.DeskripsiTanaman kunyit tumbuh bercabang dengan tinggi 40-100 cm.
(source : http://pojoktanaman.blogspot.com/2008/02/sejarah-kunyit.html)
Nutrient Content :
Amount Per
100 grams
Calories 354
% Daily Value*
Total Fat 10 g 15%
Saturated fat 3.1 g 15%
Polyunsaturated fat 2.2 g
Monounsaturated fat 1.7 g
Cholesterol 0 mg 0%
Sodium 38 mg 1%
Potassium 2,525 mg 72%
Total Carbohydrate 65 g 21%
Dietary fiber 21 g 84%
Sugar 3.2 g
Protein 8 g 16%
Vitamin A 0% Vitamin C 43%
Calcium 18% Iron 230%
Vitamin D 0% Vitamin B-6 90%
Vitamin B-12 0% Magnesium 48%
(source : https://www.google.com/search?q=turmeric&ie=utf-8&oe=utf-8&client=firefox-b-ab)
Function :
1. Mengobati flu dan batuk.
Minum susu kunyit hangat saat flu dan batuk adalah makanan pokok di setiap rumah di India. Ini karena kunyit adalah agen anti-inflamasi dan anti-mikroba yang sangat baik. Sebenarnya, minum susu kunyit sangat manjur sehingga mereka yang meminumnya setiap hari dapat terhindar dari batuk dan pilek.
2. Mencegah diabetes.
Kunyit memiliki kemampuan untuk mengurangi kadar gula darah. Ditambah juga mengurangi resistensi insulin dalam tubuh. Karena itu, kunyit adalah cara mencegah diabetes yang manjur.
3. Mencegah sindrom metabolik.
Sindrom metabolik adalah kondisi di mana kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan lemak tubuh meningkat secara signifikan, yang pada gilirannya menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Kunyit membantu mengekang semua ini dengan menurunkan kadar kolesterol dan gula darah dalam tubuh.
4. Menghilangkan depresi.
Obesitas dan depresi adalah dua sisi mata uang yang sama. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa kedua kondisi tersebut menghasilkan masalah seperti peningkatan peradangan, resistensi insulin, dan ketidakseimbangan hormon. Oleh karena itu, kunyit sangat baik untuk melawan depresi karena merangsang pelepasan serotonin dan dopamin di otak, yang membuat semangat kamu tetap terjaga sepanjang hari.
5. Menghilangkan nyeri di punggung
Ini adalah obat penghilang rasa sakit alami. Kunyit juga dikenal sebagai aspirin alami karena merupakan penghilang rasa sakit di punggung yang manjur. Zat yang dikandungnya bisa mengurangi kadar prostaglandin dan interleukin di tubuh kamu, yang menghasilkan rasa sakit.
(source : https://www.brilio.net/kesehatan/tak-cuma-bumbu-ini-5-manfaat-kunyit-bagi-kesehatan-yang-mengejutkan-171030f.html)

History :
SEJARAH SINGKAT Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan(perenial) yang tersebar di seluruh daerah tropis. Tanaman kunyit tumbuhsubur dan liar disekitar hutan/bekas kebun. Diperkirakan berasal dari Binar pada ketinggian 1300-1600 m dpl, ada juga yang mengatakan bahwa kunyitberasal dari India.
Kata Curcuma berasal dari bahasa Arab Kurkum danYunani Karkom. Pada tahun 77-78 SM, Dioscorides menyebut tanaman inisebagai Cyperus menyerupai jahe, tetapi pahit, kelat, dan sedikit pedas,tetapi tidak beracun. Tanaman ini banyak dibudidayakan di Asia Selatankhususnya di India, Cina Selatan, Taiwan, Indonesia (Jawa), dan Filipina.DeskripsiTanaman kunyit tumbuh bercabang dengan tinggi 40-100 cm.
(source : http://pojoktanaman.blogspot.com/2008/02/sejarah-kunyit.html)
Nutrient Content :
Amount Per
100 grams
Calories 354
% Daily Value*
Total Fat 10 g 15%
Saturated fat 3.1 g 15%
Polyunsaturated fat 2.2 g
Monounsaturated fat 1.7 g
Cholesterol 0 mg 0%
Sodium 38 mg 1%
Potassium 2,525 mg 72%
Total Carbohydrate 65 g 21%
Dietary fiber 21 g 84%
Sugar 3.2 g
Protein 8 g 16%
Vitamin A 0% Vitamin C 43%
Calcium 18% Iron 230%
Vitamin D 0% Vitamin B-6 90%
Vitamin B-12 0% Magnesium 48%
(source : https://www.google.com/search?q=turmeric&ie=utf-8&oe=utf-8&client=firefox-b-ab)
Function :
1. Mengobati flu dan batuk.
Minum susu kunyit hangat saat flu dan batuk adalah makanan pokok di setiap rumah di India. Ini karena kunyit adalah agen anti-inflamasi dan anti-mikroba yang sangat baik. Sebenarnya, minum susu kunyit sangat manjur sehingga mereka yang meminumnya setiap hari dapat terhindar dari batuk dan pilek.
2. Mencegah diabetes.
Kunyit memiliki kemampuan untuk mengurangi kadar gula darah. Ditambah juga mengurangi resistensi insulin dalam tubuh. Karena itu, kunyit adalah cara mencegah diabetes yang manjur.
3. Mencegah sindrom metabolik.
Sindrom metabolik adalah kondisi di mana kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan lemak tubuh meningkat secara signifikan, yang pada gilirannya menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Kunyit membantu mengekang semua ini dengan menurunkan kadar kolesterol dan gula darah dalam tubuh.
4. Menghilangkan depresi.
Obesitas dan depresi adalah dua sisi mata uang yang sama. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa kedua kondisi tersebut menghasilkan masalah seperti peningkatan peradangan, resistensi insulin, dan ketidakseimbangan hormon. Oleh karena itu, kunyit sangat baik untuk melawan depresi karena merangsang pelepasan serotonin dan dopamin di otak, yang membuat semangat kamu tetap terjaga sepanjang hari.
5. Menghilangkan nyeri di punggung
Ini adalah obat penghilang rasa sakit alami. Kunyit juga dikenal sebagai aspirin alami karena merupakan penghilang rasa sakit di punggung yang manjur. Zat yang dikandungnya bisa mengurangi kadar prostaglandin dan interleukin di tubuh kamu, yang menghasilkan rasa sakit.
(source : https://www.brilio.net/kesehatan/tak-cuma-bumbu-ini-5-manfaat-kunyit-bagi-kesehatan-yang-mengejutkan-171030f.html)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar